Goks abis! Pairing Han So-hee dan Jeon Jong-seo di ‘Project Y’ udah bikin heboh duluan. Katanya sih thriller yang bikin tegang, tapi pas udah nonton, ternyata lebih kompleks dari yang gue kira. Ada ambisi, eksekusi, dan ya, gimana caranya biar film ini laku di pasaran.
Disutradarai sama Lee Hwan, ‘Project Y’ ini nyelam ke dunia gelap sebuah kota. Kita ngikutin Mi-sun (Han So-hee), seorang hostess bar, dan Do-kyung (Jeon Jong-seo) yang kerja serabutan, dari jadi supir panggilan sampe ngedarin narkoba. Mereka berdua pengen banget keluar dari kehidupan yang susah ini, dan mereka saling bantu. Tapi, harapan mereka hancur gara-gara kena tipu investasi bodong. Akhirnya, mereka nekat buat nyuri duit dan emas dari Boss Toh (Kim Sung-chul) yang misterius abis. Pertanyaannya, bisa nggak ya rencana gila mereka ini beneran jadi jalan keluar?

Dari awal film, aura Mi-sun dan Do-kyung udah kerasa banget. Mereka nggak cuma cantik, tapi juga punya daya tarik yang beda dan cocok banget pas barengan di layar. Kolaborasi dua aktris papan atas ini emang beneran nggak ngecewain, parah! Tapi, sayangnya, kualitas ini nggak bertahan lama.

Sutradara Lee Hwan, yang terkenal sama film-film indie yang jujur dan blak-blakan kayak ‘Park Hwa-young’ dan ‘Adults Don’t Know,’ nyoba buat bawa gaya dia ke film komersial. Tapi, sayangnya, malah jadi nggak seimbang. Adegan di bar hostess, misalnya, terlalu vulgar dan nggak perlu, malah ganggu cerita intinya.

- 📉 Cerita yang Loncat-loncat: Alur filmnya kayak kumpulan masalah yang nggak nyambung. Padahal ada banyak karakter dan konflik yang makin panas di sekitar Mi-sun dan Do-kyung, tapi semua itu nggak jadi satu kesatuan yang kuat. Jadi, penonton bingung, sebenernya ‘Project Y’ ini tentang apa sih? ‘Y’ itu maksudnya apa coba? Salpok banget!
- 🎭 Karakter yang Nggak Konsisten: Mi-sun dan Do-kyung sih masih lumayan realistis, tapi karakter Hwangso (Jung Young-joo) malah beda sendiri. Padahal Jung Young-joo udah totalitas banget sampe rela botakin rambut, tapi karakter Hwangso malah kayak tokoh kartun yang lebay, jadi nggak nyambung sama suasana film yang serius.

Walaupun banyak masalah sama cerita dan karakter, tapi chemistry Han So-hee dan Jeon Jong-seo emang nggak bisa dibohongin. Han So-hee sukses banget meranin Mi-sun yang keliatan kuat dari luar tapi sebenernya rapuh di dalem, sementara Jeon Jong-seo bikin Do-kyung jadi karakter yang kuat dan penuh semangat buat bertahan hidup. Pas mereka berdua ada di layar, filmnya langsung jadi hidup. Sayang banget ceritanya nggak bisa ngembangin potensi mereka sepenuhnya, jadi filmnya kurang nendang.

Dari sudut pandang industri, ini jadi pelajaran penting. Casting yang oke dan nama besar aja nggak cukup buat bikin film sukses. Harus ada cerita yang kuat juga. Kita sering liat teknologi bikin konten jadi lebih bagus, tapi di sini, dasar filmnya yang kurang kuat.
Intinya, ‘Project Y’ udah manfaatin nama besar Han So-hee dan Jeon Jong-seo, tapi gagal buat jadi film yang keren dan berkesan. Sutradara Lee Hwan nyoba buat bawa gaya dia ke film komersial, tapi malah jadi bumerang. Hasilnya, film ini jadi kasar dan kurang polesan.
Editor: Alex Kim 💻













