Beneran Redup Nih Pesona Park Seo-joon? 😭 ‘Waiting for Gyeongdo’ Zonk di Bawah 5%!
Di dunia K-drama yang keras ini, bahkan nama-nama gede pun gak kebal dari selera penonton yang unpredictable. Semua mata tertuju ke si ganteng Park Seo-joon, yang digadang-gadang sebagai “master rom-com,” pas dia comeback ke genre ini setelah tujuh tahun absen. Hype-nya berasa banget, semua orang berharap dramanya bakal nge-hit abis.
Tapi, tirai udah resmi ditutup buat ‘Waiting for Gyeongdo’-nya JTBC, dan hasilnya bikin banyak orang di industri dan fanbase garuk-garuk kepala. Meskipun ada Park Seo-joon yang super terkenal, series ini gagal nembus angka 5% yang krusial, sebuah tolok ukur yang sering dianggap sebagai indikator kesuksesan buat drama-drama besar. Emang sih, series ini sempet nyetak rating tertinggi pas episode terakhir, tapi secara keseluruhan performanya jauh di bawah ekspektasi buat bintang sekelas dia dan dibandingin sama kesuksesan dia sebelumnya. Parah!
Hasil yang gak disangka-sangka ini bikin heboh di kalangan penggemar dan analis K-drama, memicu pertanyaan tentang perubahan selera penonton dan pengaruh selebriti yang masih kuat. Kita di Hello Korea udah mantau terus perjalanan ‘Waiting for Gyeongdo,’ ngeliat perjuangannya buat dapetin momentum di pasar yang makin rame ini. Salpok banget deh!
- 💔 Comeback romantis-nya Park Seo-joon setelah 7 tahun dinanti-nanti.
- 📉 ‘Waiting for Gyeongdo’ kelar tanpa nembus angka 5% yang penting.
- 📊 Secara keseluruhan performanya kurang oke dibandingin drama-drama hit dia sebelumnya.
Yang menarik, kejadian ini dateng pas K-drama lagi nikmatin popularitas global yang gila-gilaan, tapi rating di dalam negeri masih aja nyimpen tantangan tersendiri. Perbedaan antara cast drama yang bertabur bintang dan angka penonton seringkali nunjukkin pergeseran tentang apa yang bisa narik dan nahan perhatian penonton. Gercep berubah nih selera!
Hasil ini bikin kita mikir tentang perubahan dunia K-drama dan apakah cuma modal nama besar aja cukup buat jamin kesuksesan di pasar yang udah penuh sesak sekarang ini. Ini jadi pengingat keras kalo bahkan nama-nama terbesar pun harus ngadepin tantangan baru.
Ke depannya, industri pasti bakal nganalisis faktor-faktor apa aja yang bikin ‘Waiting for Gyeongdo’ kesulitan, dan pelajaran apa yang bisa diambil buat produksi-produksi selanjutnya yang nampilin talenta-talenta top. Kesimpulan drama ini jadi momen refleksi buat kreator dan konsumen di dunia K-drama.
Editor: Hannah Choi 🎬













